Agen Judi Bola Online Terpercaya - New York - Untuk kali kedua dalam dua tahun terakhir kepemilikan Keluarga Glazer terhadap Manchester United kembali berkurang. Mereka akan melepas 5% dari total saham The Red Devils.
Dikutip dari ESPNFC, meski melepas 5% dari total saham yang ada, keluarga Glazer masih menjadi pemilik saham mayoritas. Dua tahun lalu mereka juga melego 10% sahamnya.
Pengumuman penjualan sebagian saham ini muncul hanya sekitar dua bulan setelah Malcolm Glazer meninggal dunia. Malcolm adalah pemimpin keluarga Glazer yang mengakuisisi 'Setan Merah' pada 2005. Saat ini kendali klub dijalankan secara bersama oleh lima orang anak Malcolm.
Saham MU saat ini senilai US$ 19,31 (sekitar Rp 223.600) per lembarnya. Dari penjualan sebanyak delapan juta lembar saham maka keluarga Glazers akan mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 1,743 triliun.
Keluarga Glazers saat ini masih memiliki 80% saham The Red Devils. Mereka mulai menguasai MU pada tahun 2005, yang dibeli dengan harga 790 juta poundsterling atau setara dengan Rp 15,467 triliun.
- Setelah dua tahun lalu keluarga glazer selaku pemilik klub Manchester United melepas sahamnya sebesar 10%, kali ini untuk kedua kalinya sejak dibelinya klub Manchester United pada tahun 2005 keluarga Glazer kembali menjual 5% saham yang dimilikinya di klub sepakbola tersukses di Liga Inggris tersebut.
Walaupun keluarga Glazer kembali menjual sahamnya di Manchester United, namun keluarga glazer masih menjadi pemilik klub asuhan Louis van Gaal tersebut karena masih menjadi pemilik saham mayoritas dengan total sekitar 80% saham.
Harga saham Manchester United sendiri bernilai US$19,31 atau sekitar Rp.223.600 per lembar. Dengan meleps 5% saham yang dimilikinya, maka keluarga glazer diperkirakan akan menjual sebanyak delapan juta lembar saham yang senilai dengan Rp. 1,743 triliun.
Manchester United sendiri dibeli oleh Malcolm Glazer pada tahun 2005 dengan harga 790 juta poundsterling atau senilai dengan Rp. 15,467 triliun. Setelah Malcolm Glazer meninggal dunia dua tahun lalu, kepemilikan Manchester United pun dilanjutkan dan dijalankan secara bersama-sama oleh lima orang anak Malcolm.
Salah satu keputusan yang dilakukan oleh anak-anak Malcolm Glazer setelah ayahnya meninggal adalah mengumumkan penjualan sebagian saham dari Manchester United.
Kepemimpinan keluarga Glazer atas Manchester United seringkali berseberangan dengan apa yang diinginkan oleh para supporter. Para supporter juga sempat meminta agar keluarga Glazer mundur dari Manchester United karena hanya mementingkan kepentingan bisnis semata tanpa memikirkan kepentingan klub.
Sempat tersiar kabar, jika keluarga Glazer mundur dari Manchester United maka saham yang dimiliki oleh keluarga Glazer akan dibeli oleh kelompok supporter dan beberapa legenda hidup mereka seperti David Beckham, Paul Scholes, Ryan Giggs, Nicky But dan Neville bersaudara yang tergabung dalam class of 92.
Agen Judi Online Terpercaya | Nagahoki.com, Selalu Kunjungi & Percayakanlah Taruhan Kepada Kami.
No comments:
Post a Comment