Cara Daftar Sbobet - Perkembangan berita terkini penemuan pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak sejak Minggu 28 Desember 2014. Selengkapnya klik di tautan ini dan ini.
Rabu 31 Desember 20
Pukul 10:22 WIB
Penyelam dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut diterjunkan untuk mencari pesawat dan penumpang AirAsia QZ8501 di kedalaman 30 meter.
Pukul 09:43 WIB
93 Keluarga korban AirAsia QZ 8501 telah memberikan data Antemortem guna membantu proses identifikasi jenazah korban. Selain itu, tim DVI juga telah menerima 30 sampel DNA.
Pukul 09:28 WIB
Bandara Juanda, Sidoarjo, bersama Pemerintah Provinsi Surabaya telah menyiapkan 130 ambulans guna mengantar seluruh jenazah korban AirAsia QZ8501 ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Pukul 09:03 WIB
Kepala Basarnas Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengungkapkan, saat ini sudah ada bantuan berupa peti mati untuk jenazah yang ditemukan. Semua berada di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
"Disiapkan 168 peti, kontribusi dari bupati," kata Bambang.
Pukul 08:31 WIB
Hingga pagi ini telah ditemukan 6 jasad dari AirAsia QZ8501. Seluruhnya sudah dievakuasi.
"Posisi terakhir ada 6 jenazah yang sudah dievakuasi. Perkembangan sangat dinamis. Ditemukan 3 jenazah. 2 Laki-laki, 1 perempuan berpakaian pramugari," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo.
Pukul 08:20 WIB
General Manager Bandara Juanda Trikora Harjo memastikan bahwa keluarga korban AirAsia QZ8501 batal untuk berangkat memantau langsung lokasi penemuan korban dan serpihan pesawat di Pangkalan Bun, Kalimantan Barat hari ini. Padahal sebelumnya, AirAsia dan Angkasa Pura berjanji akan mengajak seluruh keluarga untuk meninjau langsung lokasi pencarian pesawat.
Pukul 07:16 WIB
Seusai mendapat laporan ditemukannya serpihan pesawat yang diduga merupakan pintu emergency exit dari AirAsia QZ8501 pada Selasa 30 Desember 2014, kapal Badan SAR Nasional (Basarnas) KN 224 mulai menuju titik point tersebut di tepi barat Dumai. Baru berjalan sekitar 15 menit, Kapal KN 224 menemukan benda yang mengambang.
Pukul 06:08 WIB
Proses evakuasi jasad penumpang AirAsia mengalami hambatan pada Selasa 30 Desember 2014 lantaran cuaca yang tidak mendukung. Tim Basarnas Special Group (BSG) di kapal KN 224 hari ini siap melakukan penyelaman untuk mengevakuasi jasad penumpang Pesawat AirAsia QZ8501 tersebut.
Pukul 05:54 WIB
Cuaca yang tidak bersahabat pada Selasa 30 Desember 2014 kemarin membuat proses evakuasi penumpang AirAsia terhambat. Pada pagi ini, KRI Bung Tomo siap melanjutkan proses evakuasi penumpang QZ8501 tersebut.
Pukul 04:00 WIB
Panglima TNI Moeldoko menyatakan pihaknya bakal menambah kekuatan untuk membantu proses evakuasi jenazah dan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 yang sudah ditemukan di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Pukul 03:00 WIB
Untuk investigasi penyebab kecelakaan AirAsia itu, Airbus menyatakan siap bekerja sama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Hal ini merupakan bagian dari komitmennya terhadap keselamatan penumpang.
Pukul 02:00 WIB
Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Cho Tai-Yong mengakui insiden AirAsia QZ8501 sangat melukai hatinya. Pasalnya, tiga warga negaranya di dalam pesawat yang jatuh pada Minggu 28 Desember 2014 pagi.
Rabu 31 Desember 2014
Pukul 00:30 WIB
Posko SAR Pontianak di Pangkalan Udara Supadio Pontianak resmi ditutup pada pukul 17.00 WIB. Tujuannya untuk mengevakuasi pesawat AirAsia di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Tim SAR Pontianak pun bergerak cepat. Namun, jajaran Pangkalan Udara (Lanud) Supadio Pontianak tetap siaga di wilayahnya.
Cara Daftar Sbobet | Taruhan Bola Online | Nagahoki.biz | Agen Bola Terpercaya | Agen Casino Terpercaya | | Promo Bonus 20% untuk member baru jadi tunggu apalagi daftarkan segera juga hanya di www.nagahoki.com
TARUHAN BOLA ONLINE – PREDIKSI BOLA, SELALU KUNJUNGI KAMI DAN PERCAYAKAN
BUAT ANDA YANG INGIN MENGETAHUI HASIL PERTANDINGAN KUNJUNGI KAMI DI : WWW.NAGASKOR.COM

No comments:
Post a Comment